Page 32 - Supernova 1, Ksatria, putri dan bintang jatuh
P. 32
KEPING 2
Kesatria
eusai memasuki garasi rumah, ia tidak langsung tu-
run dari mobil. Dicermatinya semua barang satu per
Ssatu. Diambilinya dengan penuh kesaksamaan. Ia
tidak mau ada yang ketinggalan. Tas, kertas-kertas, Harvard
Business Review, charger ponselnya, dan tempat kacamata. Ia
masih mencari. Barang kecil itu. Ia menyesal tidak langsung
memasukkannya ke tempat yang aman. Terlalu banyak yang
harus ia pikirkan sehingga tak mam pu lagi memungut
detail-detail kecil.
Perlahan, ia meraba kantong kemejanya. Ternyata, ada di
sana. Ia tersenyum, memandangi pensil kecil dan jelek itu.
Seolah-olah menemui wajah itu sekali lagi.

