Page 28 - Supernova 1, Ksatria, putri dan bintang jatuh
P. 28

Yang ada HanYalaH ada


           ngan yang selesai tapi cuma jadi mesin, sama-sama saja.”
           Lidah Reuben yang pedas mulai berpostulasi.

              “Lalu, kenapa cerita itu harus menampilkan seorang Ava-
               8
           tar?  Aku khawatir konsep itu terlalu mewah. Avatar ada lah
           semacam Yang Mahakudus mengambil wujud ma nusia biasa.
           Untuk sebuah konflik kisah cinta, haruskah ka pasitas se-
           orang Avatar yang turun tangan?”

              “Ingat, di dalam sistem sekompleks semesta, tidak ada
           perkara yang insignifikan. Skala besar-kecil hanyalah minat-
           nya pikiran mayoritas manusia yang masih tergila-gila de ngan
           ukuran. Pada titik tertentu, kisah cinta me rupakan cerminan
           kisah masyarakat yang lebih luas dan kolektif. In dividu selalu
           dibangun oleh lingkungannya, bukan begitu?”
              “Jadi, sang Avatar adalah pihak netral yang akan me-
           rekonsiliasi semuanya.”

              “Pihak di titik nol. Netral yang bersikap,” tambah Reuben
           lagi.
              Dimas langsung bersemangat, “Menarik! Mari kita ba has
           tokoh satu ini.”
              “Nanti dulu. Dia harus kita simpan paling belakang.


           Kem bali ke pasangan hetero kita, si pria. Kita mulai dari si
           pria.”
              “Dia harus ganteng,” sela Dimas cepat, “supaya aku se ma-
           ngat nulisnya.”


           8
               Dalam mitologi Hindu, Avatar berarti inkarnasi dari Yang Mahatunggal. Istilah
              ini juga biasa disinonimkan dengan konsep “Juru Selamat” dan sejenisnya.

                                                                  17
   23   24   25   26   27   28   29   30   31   32   33