Page 37 - Supernova 1, Ksatria, putri dan bintang jatuh
P. 37
KEPING 2
Aku kangen kamu. Kangen ketidakpercayaanmu.
Pesimismemu.
Namun, kau pilihanku.
Dan, Re sanggup menghabiskan berjam-jam hanya un tuk
kembali mengenang. Pertemuan itu. Merunuti satu demi sa-
tu rantai waktu yang membelitnya hingga kini.
Untung saja ia menerima permohonan wawancara itu.
Ka lau tidak? Untung saja jadwal hari itu kosong. Kalau
tidak? Untung saja ia bekerja di kantornya yang sekarang.
Ka lau tidak? Untung saja ia hidup. Kalau tidak?
Semua berawal dari satu gerakan. Semua berawal dari
satu ide. Semua berawal dari satu getar sel abu-abu.
Re tidak pernah mau diwawancara. Deretan majalah dan
surat kabar berburu untuk memuat artikel tentang dirinya.
Dari mulai majalah bisnis betulan sampai majalah wanita
yang ingin menjadikannya Pria Bulan Ini. Ia me mang suk-
ses, setidaknya menurut standar umum. Baru ulang tahun
ke-29, tapi sudah jadi Managing Director. Tam pangnya jauh
dari kategori jelek. Sampai sekarang masih banyak biro iklan
yang menawarinya jadi bintang iklan. Tapi, menurut Re,
yang lebih gila adalah rumah-rumah produksi yang meng-
inginkannya main sinetron. Agaknya mereka benar-benar
ti dak tahu kehidupan seperti apa yang dijalani seorang Ma-
na ging Director sebuah per usahaan multinasional.
26

