Page 52 - E-MODUL
P. 52
Keadaan lingkungan seperti suhu yang tinggi
dan rendah, maupun humidity yang tinggi rendah,
bisa menyebabkan kegagalan terhadap fungsi
kemasan secara efektif. Bahan kemasan harus
mampu menahan tekanan proses distribusi,
transparansi dan handling. Penggunaan bahan
yang tepat dan didesain yang sesuai akan
memperkecil kemungkinan kerusakan.
Pengemasan klasifikasinya lebih dititik-
beratkan pada bahan bakunya. Bahan baku yang
dipergunakan untuk membentuknya terutama,
kertas, paperboard, cellophane, plastik, logam,
glass/kaca, kayu, tekstil, dll.
Bahan baku tersebut tidak selalu
dipergunakan dalam bentuk tunggal, tetapi
sering dalam bentuk kombinasi seperti kertas
dilapisi plastik, cellophane dengan plastik dan
aluminium foil, dan lain sebagainya. Sering juga
klasifikasi didasarkan pada bentuk seperti flexible
packaging ataupun rigidpackaging. Cellophane
merupakan produk lama yang digunakan sebagai
bahan pengemasan, dan banyak digunakan
dengan dikombinasikan dengan bahan plastik
lainnya. Sebagai akibat pertimbangan ekonomis,
pemakaian cellophane, makin berkurang dan
digantikan bahan plastik lainnya adalah Oriented
Polypropylene Film.
E-Modul Pengolahan Hasil Samping Serealia, Kacang-kacangan
dan Umbi Menjadi Produk Pangan 46
46
46
Gambar 14 Pengemasan berbahan plastik.
Sumber: havalina.co.id

