Page 17 - E-Modul 141221
P. 17
1 1 1 0 6 1 1 1 0 6
B2 : (-2)
B3 : 12 0 1 −2 1 −4 ] [ 0 1 −2 1 −4 ]
2B4 – 5B3
[
|
|
B4 : (-2) 0 0 2 −1 5 0 0 2 −1 5
0 0 5 −8 18 0 0 0 −11 11
1 1 1 0 6
B4 : (-11) 0 1 −2 1 −4
[ | ]
0 0 2 −1 5
0 0 0 1 −1
Sistem persamaan linear yag sesuai degan matriks terakhir adalah
w + x + y = 6 (2.2.2a)
x – 2y + z = -4 (2.2.2b)
2y – z = 5 (2.2.2c)
z = -1 (2.2.2d)
dari persamaan (2.2.2d) diperoleh z = -1. Maka, penyelesaian persamaan
(2.2.2c, b dan a) diperoleh
2y - z = 5 ; y = +5 = −1 +5 = 2
2 2
x = -4 + 2y – z = -4 + 2(2) – (-1) = 1
w = 6 – x – y = 6 – 1 – 2 = 3
dengan demikian, solusi sistem persamaan linear diatas adalah (w, x, y,
z) = (3, 1, 2, -1).
Langkah-langkah di atas mengenai metode penyelesaian reduksi
baris atau eliminasi Gauss-Jordan bukanlah satu satunya yang dapat
digunakan dalam menyelesaikan permasalahan persamaan linear, salah
satunya adalah dengan menggunakan metode cramer.
2.3.3 Menyelesaikan himpunan persamaan linear dengan metode
Cramer
Selain menggunakan metode reduksi baris atau eliminasi Gauss-
Jordan dalam memecahkan persamaan linear adalah dengan
menggunakan metode cramer. Aturan Cramer merupakan salah satu
11

