Page 51 - PENYIMPANAN BAHAN MAKANAN SEGAR
P. 51

menunjukkan  bahwa  pada  peyimpanan  suhu  ruang  semua  plastik  menunjukkan

                       penurunan bobot dari tomat. Dan kontrol menunjukkan penurunan bobot paling banyak
                       karena pada kontrol tidak dikemas oleh apapun. Penyimpanan suhu rendah dilakukan

                       pada  refrigerasi,  sama  seperti  penyimpanan  pada  suhu  ruang.  Hasil  pengamatan
                       menunjukkan  bahwa  pada  peyimpanan  suhu  rendah  hanya    sebagian  tomat

                       menunjukkan  penurunan  bobot.  dan  Kontrol  menunjukkan  penurunan  bobot  paling
                       banyak karena pada kontrol tidak dikemas oleh apapun.


                          Dari  hasil  pengamatan  perubahan  karakteristik  organoleptik  pada  penyimpanan

                       suhu rendah pada plastik LDPE paling sedikit mengalami perubahan dan penurunan
                       berat  karena  pada  suhu  rendah  hanya  sebagian  tomat  yang  mengalami  penurunan

                       sedangkan pada suhu ruang semua tomat mengalami sedikit penurunan berat. Artinya
                       jenis plastik ini baik untuk mengemas pada suhu rendah karena keadaan tetap segar dan

                       keras.


                          Kebanyakan perubahan terjadi pada tomat yang disimpan pada suhu ruang, hal ini
                       menandakan bahwa pada suhu dingin bahan pangan terutama dalam hal ini tomat dapat

                       lebih awet, karena dengan suhu dingin akan memperlambat produksi etilen pada buah
                       dan memperlambat repirasi pada buah-buahan, sehingga produksi panas pada produk

                       dapat ditekan. Etilen adalah suatu zat/gas yang dikeluarkan oleh buah setelah di panen,

                       etilen  akan  mempercepat  kematangan  pada  buah,  juga  akan  mempercepat
                       kerusakan/memperluas kerusakan pada buah jika buah terluka.




                       B. Penyimpanan bahan makanan hewani

                          2.  Penyimpanan daging, unggas, ikan, susu, dan telur (ayam)

                              Daging  ayam  merupakan  salah  satu  produk  ternak  yang  mudah  mengalami
                       perubahan selama periode tertentu. Hal ini karena daging ayam memiliki sifat fisik,

                       kimiawi, dan biologis  yang mampu mempercepat perunahan tersebut. Namun, pada
                       praktikum ini akan dibahas tentang pengemasan dan penyimpanan daging ayam dengan

                       berbagai perlakuan. Diamati pula warna, bau, tekstur serta ketahanan. Keempat faktor

                       tersbut saling terkait satu dengan yang lainnya. Warna daging menunjukkan adanya
                       tingkat kesegaran dari daging ayam tersebut. Selain itu, apabila kadar air dalam daging

                       terlalu tinggi maka akan mempercepat pembusukan dalam daging.
   46   47   48   49   50   51   52   53   54   55