Page 74 - E-MODUL_MEKANIKA_ANALITIK
P. 74

PROBLEM 3



                                                       
                                                      1

                                                                              
                                                                               
                                         

                                                               
                                                                                 
                                                                   
                                  2
                                                          M
                                                                                     






                                                             =    +   
                                                                    2


                         Sebuah balok bermassa m bergerak di atas bidang miring bermassa M dengan
                         kemiringan   , bidang tersebut licin tanpa adanya gaya gesekan dengan kecepatan
                         V. Jarak dari puncak bidang miring ke balok saat meluncur dapat kita anggap
                         sebagai       dan  jarak  perpindahan  bidang  miring  kita  anggap  sebagai     .
                                                                                                   2
                                   1
                         Bagaimanakah fungsi   ̈  ?
                                               1










                         Untuk menyelesaikan problem tersebut, diperlukan untuk meninjau satu persatu

                  komponen yang ada pada sistem:


                  Balok memiliki massa m yang meluncur sepanjang     , pada bidang miring bermassa M
                                                                      1
                  dengan kemiringan    dan mengalami perpindahan sejauh     tanpa gesekkan (           = 0)
                                                                           2
                  mengakibatkan  adanya  energi  kinetic  pada  balok  maupun  bidang  miring  serta  adanya
                  perubahan ketinggian yang mempengaruhi energi potensial balok. Maka:















                                                           72
   69   70   71   72   73   74   75   76   77   78