Page 279 - Fisika Dasar 2 - Mikrajuddin Abdullah 2017
P. 279
Bab 3 Listrik Arus Searah
umum hambatan tanah berkisar antara 10 sampai 10000 m. Jika kita
dapat mengukur hambatan jenis material yang ada di sekitar permukaan
bumi hingga masuk ke kedalaman beberapa ribu meter maka kita akan
mengetahui material penyusun lapisan permukaan bumi, berada pada
kedalaman berapa, dan volumenya berapa. Inilah salah satu dasar ilmu
ekplorasi geofisika. Sebelum memulai melakukan penggalian tambang
(eksploitasi) maka pengukuran kandungan barang tambang tersebut
(eksplorasi) wajib dilakukan untuk menghindari kegagalan pengeboran.
Karena pengeboran memerlukan biaya yang sangat besar maka kegagalan
pengeboran akan menghasilkan kerugian yang besar pula. Dengan demikian,
informasi yang akurat tentang material penyusunan lapisan di bawah tanah
wajib dimiliki. Dan salah satunya adalah pengukuran hambatan jenis
material di dalam tanah.
Pengukuran hambatan material tanah dilakukan dengan
memasukkan arus listrik yang sangat besar ke dalam tenah lalu mengukur
potensial listrik yang dihasilkan di sekitar aliran arus tersebut. Potensial
yang terukur merepresentasikan hambat jenis tanah. Makin besar potensial
yang dihasilkan antara dua titik sekitar aliran arus maka makin besar
hambatan yang dimiliki tanah (ingat, arus yang sama yang mengalir opada
hambatan yang lebih besar akan menghasikan tegangan yang lebih besar).
Gambar 3.51 adalah contoh para ahli eksplorasi sedang melakukan
pengukuran hambatan listrik lapisan bumi. Pertanyaannya adalahan
bagaimana konstruksi pengukuran sehingga diperoleh informasi hambatan
jenis tanah tersebut?
Saat ini, ada dua metode yang terkenal untuk mengukur hambat
jenis tanah menggunakan arus dc seperti yang dijelaskan di atas. Metode
pertama adalag metode Wenner dan metode kedua adalah metode
Schlumberger. Susunan elektrodan masing-masing metode tersebut tampak
pada Gambar 3.52. Tampak bahwa susunan elektroda pada kedua metode
tersebut hampir sama. Elektroda penyuplai arus berada di sisi luar
sedangkan elektroda pengukuran tegangan berada di sisi dalam. Perbedaan
kedua metode tersebut hanya pada spasi antar elektroda. Pada metode
Wenner, semua elektroda ditempatkan pada spasi yang sama, sedangkan
pada metode Schlumberger, spasi antar elektroda ada yang berbeda,
terutama jarak antar elektroda pengukur tegangan berbeda dengan jarak
antara elektroda arus dan elektroda pengukur tegangan.
267

