Page 105 - dasar-dasar Manajemen Pendidikan Islam
P. 105
Dasar-Dasar Manajemen Pendidikan Islam
lah tamatan, sedangkan kualitas input berupa jumlah
siswa, tenaga kerja, dan sumber daya selebihnya (uang,
peralatan, perlengkapan bahan, dan lain sebagainya).
Produktivitas dalam ukuran kualitas tidak dapat di-
ukur dengan uang, produktivitas ini menggambarkan
ketetapan menggunakan metode, cara kerja, cara, dan
alat yang tersedia. Volume dan beban kerja dapat disele-
saikan tepat waktu dan mendapat respon positif, bah-
kan pujian atas hasil kerjanya. Secara komperehensif,
produktivitas kualitas adalah keluaran yang bermutu
dari tiap-tiap fungsi atau peran penyelenggaraan pen-
didikan.
2. Kualitas menunjukkan kepada ukuran penilaian atau
penghargaan yang diberikan atau dikenakan kepada
barang (products) dan/atau jasa (services) tertentu ber-
dasarkan pertimbangan objektif atas bobot dan/atau ki-
nerjanya (Peffer and Cotte, 1991). Jasa atau pelayanan
produk harus menyamai atau melebihi harapan pelang-
gannya. Dengan demikian, mutu adalah jasa produk
yang menyamai, bahkan melebihi harapan pelanggan
sehingga pelanggan puas.
3. Efektivitas adalah ukuran keberhasilan tujuan orga-
nisasi. Etzioni (1964: 187) mengatakan, keefektifan
adalah derajat di mana organisasi mencapai tujuan nya.
Menurut Sergiovani (1987: 33), efektivitas adalah ke-
sesuaian hasil yang dicapai organisasi dengan tujuan.
Efektivitas pendidikan meliputi dimensi manajemen
dan kepemimpinan kepala sekolah, guru, tenaga kepen-
didikan, dan personil lainnya, siswa, kurikulum, sarana
prasarana, pengelolaan kelas, hubungan sekolah dan
masyarakatnya, dan pengelolaan bidang khusus lain nya
yang hasil nyatanya merujuk kepada hasil yang diharap-
103

