Page 106 - dasar-dasar Manajemen Pendidikan Islam
P. 106
Dasar-Dasar Manajemen Pendidikan Islam
kan, bahkan menunjukkan kedekatan antara hasil nya-
ta dengan hasil yang diharapkan. Efektivitas juga dapat
dilihat dari: (a) Masukan yang merata; (b) keluaran
yang banyak dan bermutu tinggi; (c) ilmu dan ke-
luaran yang relevan dengan kebutuhan masyarakat; dan
(d) pendapatan tamatan yang memadai (Engkoswara,
1987).
4. Efisiensi berkaitan dengan cara, yaitu membuat se suatu
dengan betul (doing this right), sedangkan efektivi-
tas terkait dengan tujuan (doing the right things) atau
efektivitas adalah perbandingan antara rencana dengan
tujuan yang dicapai. Efisiensi lebih ditekankan pada
perbandingan antara input sumber daya dengan output.
Suatu kegiatan dikatakan efisien bila tujuan dapat dica-
pai secara optimal dengan penggunaan atau pemakaian
sumber daya yang minimal. Efisiensi pendidikan ada-
lah bagaimana tujuan pendidikan dapat dicapai dengan
memiliki tingkat efisiensi waktu, biaya, tenaga, dan sa-
rana.
D. Prinsip Manajemen Pendidikan
Douglas (1963: 13-17) merumuskan prinsip-parinsip ma-
najemen sebagai berikut: (1) Memprioritaskan tujuan dari
kepentingan pribadi dan kepentingan mekanisme kerja; (2)
mengoordinasikan wewenang dan tanggungjawab; (3) mem-
berikan tanggung jawab pada personil sesuai sifat dan kemam-
puannya; (4) mengenal secara baik faktor psikologis manusia;
dan (5) relativitas nilai-nilai.
Jika ditarik dalam konteks pendidikan, prinsip-prinsip ma-
najemen pendidikan adalah:
104

