Page 121 - FullBook Anatomi Fisiologi
P. 121
104 Anatomi Fisiologi
mengandung dua enzim pencernaan: lipase lingual, yang disekresikan oleh
kelenjar di lidah, dan saliva -amilase, yang disekresikan oleh kelenjar ludah.
Enzim dari kelenjar ludah dan lingual mengolah karbohidrat dan lemak; enzim
dari perut mengolah protein dan lemak; dan enzim dari bagian eksokrin
pankreas mengolah karbohidrat, protein, lipid, DNA, dan RNA. Enzim lain
yang melengkapi proses pencernaan ditemukan di membran luminal dan
sitoplasma sel yang melapisi usus kecil. Kerja enzim dibantu oleh asam klorida
yang disekresikan oleh lambung dan empedu yang disekresikan oleh hati. Saliva
juga mengandung musin, glikoprotein yang melumasi makanan, mengikat
bakteri, dan melindungi mukosa mulut. Ini juga mengandung globulin imun
sekretorik IgA; lisozim, yang menyerang dinding bakteri; laktoferin, yang
mengikat zat besi dan bersifat bakteriostatik; dan protein kaya prolin yang
melindungi email gigi dan mengikat tanin beracun (Ganong, 2008).
Gambar 7.5: Bagian-bagian kelenjar saliva (Waugh and Grant, 2004)
Saliva terdiri dari 99,5% H2O serta 0,5% protein dan elektrolit. Protein pada air
liur terdiri dari amilase, mucus, dan lisozim yang berperan penting dalam fungsi
saliva, yaitu:
1. Pencernaan karbohidrat di dalam mulut dibantu oleh enzim amilase
yang terdapat pada saliva dengan mengubah polisakarida menjadi
disakarida.
2. Saliva mempermudah proses menelan karena adanya mukus yang
kental dan licin.

