Page 126 - FullBook Anatomi Fisiologi
P. 126
Bab 7 Anatomi Fisiologi Sistem Pencernaan 109
dengan beberapa perbedaan. Muskularis mengandung tiga lapisan otot polos,
bukan dua. Ini memiliki serat otot longitudinal, melingkar dan miring. Lapisan
otot ekstra memfasilitasi pengadukan, pencampuran dan pemecahan mekanis
makanan yang terjadi di dalam perut serta mendukung perjalanan makanan
selanjutnya dengan peristaltik (Peate and Nair, 2015).
Gambar 7.8: Bagian-bagian Lambung (Scanlon and Sanders, 2015)
7.1.6 Usus Halus
Usus halus adalah bagian dari saluran pencernaan yang mengikuti lambung, dan
merupakan tempat sebagian besar pencernaan dan penyerapan makanan
berlangsung. Usus halus terdiri dari tiga bagian. Bagian pertama, yang disebut
duodenum, terhubung ke perut. Bagian tengah adalah jejunum. Bagian terakhir,
yang disebut ileum, menempel pada usus besar (Gambar 7.9) (Peate and Nair,
2015).
Pada manusia dewasa, usus halus terdiri dari sekitar 6 m pipa berdiameter 3,5
cm yang melingkar di perut. Ini mengarah dari perut ke usus besar. Duodenum
terdiri dari 25 cm pertama atau lebih. Daerah ini berbeda dari bagian usus halus
lainnya karena tidak memiliki mesenterium. Wilayah yang berdekatan adalah
jejunum yang terdiri sekitar 40% (2,5 m) dari usus kecil. Bagian distal yang
tersisa adalah ileum. Otot polos longitudinal di dinding biasanya berkontraksi
sebagian (tonus). Setelah kematian, ketika dalam keadaan rileks, usus halus
mencapai panjang kira-kira 7,5 m (Smith and Morton, 2010). Bentuk dan
susunannya berupa lipatan-lipatan melingkar, makanan dalam intestinum minor

