Page 127 - FullBook Anatomi Fisiologi
P. 127
110 Anatomi Fisiologi
dapat masuk karena adanya gerakan dan memberikan permukaan yang lebih
halus, pada ujung dan pangkalnya terdapat katup intestinum minor terletak
dalam rongga abdomen dan dikelilingi oleh usus besar (Syaifuddin, 2016).
Di usus halus, isi usus bercampur dengan sekresi sel-sel mukosa dan dengan
getah pankreas dan empedu. Pencernaan, yang dimulai di mulut dan lambung,
diselesaikan di lumen dan sel-sel mukosa usus kecil, dan produk pencernaan
diserap, bersama dengan sebagian besar vitamin dan cairan. Usus halus diberi
sekitar 9 L cairan per hari—2 L dari sumber makanan dan 7 L sekresi
gastrointestinal; namun, hanya 1-2 L yang masuk ke usus besar (Ganong, 2008).
Gambar 7.9: Bagian-bagian Usus halus (Peate and Nair, 2015)
Duodenum adalah bagian pendek dari usus halus yang menghubungkannya
dengan lambung. Strukturnya dibatasi oleh sfingter pilorus yang menandai
ujung bawah lambung sebelum menuju ke bagian usus halus berikutnya,
jejunum. Duodenum sebagian besar bertanggung jawab atas pemecahan
makanan di usus kecil, menggunakan enzim. Duodenum juga mengatur
kecepatan pengosongan lambung. Sekretin dan kolesistokinin dilepaskan dari
sel-sel di epitel duodenum sebagai respons terhadap rangsangan asam dan lemak
yang ada di sana ketika pilorus terbuka dan melepaskan kimus lambung ke
duodenum untuk pencernaan lebih lanjut. Ini menyebabkan hati dan kandung
empedu melepaskan empedu, dan pankreas melepaskan bikarbonat dan enzim
pencernaan seperti tripsin, lipase dan amilase ke dalam duodenum sesuai
kebutuhan.

