Page 192 - How to Develop Corporate In Indonesia Especially in Region
P. 192
pesaing. Ada dua strategi yang dapat dilakukan oleh market challanger
yaitu serangan geografis, yaitu serangan-serangan yang ditujukan pada
daerah-daerah pemasaran dimana pesaing tidak menanganinya dengan
baik. Dan kedua adalah serangan dengan menutup segmen pasar yang
selama ini belum dipenuhi oleh market leader.
(3) Serangan Mengepung. Serangan ini merupakan usaha menembus
wilayah pemasaran yang dikuasai perusahaan pesaing, melalui
penyerangan dengan kekuatan besar terhadap seluruh wilayah pasar
yang dikuasai perusahaan pesaing dan pada saat bersamaan menantang
pasar memasarkan seluruh produk yang dimilikinya, dan melebihi apa
yang dimiliki oleh perusahaan pesaing, baik mutu maupun harga yang
terjangkau sehingga tawaran perusahaan penantang menyebabkan para
konsumen beralih.
(4) Serangan lintas. Serangan lintas memiliki tiga pendekatan, yakni
: diversifikasi ke produk-produk yang tidak berkaitan, diversifikasi
pasar geografis yang baru dan menciptakan produk yang kualitasnya
lebih dari yang dimiliki perusahaan pesaing.
(5) Perang Gerilya. Jika perusahaan tidak memiliki modal yang cukup
maka strategi ini cocok untuk dipilih. Prinsip dasar strategi ini adalah,
menyerang pada berbagai wilayah lawan dengan serangan kecil yang
tiba-tiba dan terputus-putus. Tujuan utama dari serangan ini untuk
mengganggu konsentrasi lawan. Serangan dapat dilakukan dengan
memotong harga secara selektif, mengganggu persediaan, membajak
eksekutif, kegiatan promosi intensif dan berbagai tindakan ilegal
lainnya.
(6) Strategi menyerang pesaing. Strategi ini dapat dilakukan melalui:
(a) strategi pemotongan harga, dan (b) strategi yang lebih murah.
c) Market Follower Strategy
Market Follower Strategy dilakukan perusahaan melalui penawaran
yang serupa, dengan meniru produk perusahaan pemimpin pasar. Untuk
dapat merebut pasar setiap market follower harus memiliki karakter
khusus yang dapat ditawarkan kepada target pasar, misalnya lokasi, jasa
168

