Page 194 - How to Develop Corporate In Indonesia Especially in Region
P. 194

a.  Definisi Kinerja


                      Kinerja (performance) yang dimaksudkan dalam konteks tugas, sama
                    dengan prestasi kerja. Para pakar mendefinisikan istilah ‘kinerja’ sebagai
                    berikut :

                    a.  Kinerja: adalah catatan tentang hasil-hasil yang diperoleh dari fungsi-
                      fungsi pekerjaan atau kegiatan tertentu selama kurun waktu tertentu
                      (Bernardin dan Russel, 1993).
                    b. Kinerja adalah pekerjaan yang merupakan gabungan dari karakteristik
                      pribadi dan pengorganisasian seseorang (Kerb, 1986).
                    c.  Kinerja  adalah  apa  yang  dapat  dikerjakan  sesuai  dengan  tugas  dan
                      fungsinya (Gilbert, 1977).

                      Perlu  dipahami  tujuan  utama  peningkatan  kinerja  dalam  lingkup
                    perusahaan daerah yakni.

                    a.  Meningkatkan  prestasi  kerja  baik  secara  individu  maupun  dalam
                      kelompok
                    b. Mendorong para karyawan untuk mengembangkan diri mereka dengan
                      meningkatkan
                    c.  Hasil kerja melalui prestasi pribadi
                    d. Memberikan kesempatan kepada staf untuk mengikuti pelatihan dan
                      pengembangan kemampuan dalam melaksanakan pekerjaan.

                      Pada  hakekatnya  program  pembenahan  manajemen  kinerja  adalah
                    sebuah proses pembenahan di bidang manajemen sumber daya manusia.
                    Meski  fokusnya  pada  sumber  daya  manusia  namun  pendekatan  yang
                    digunakan  untuk  peningkatan  kinerja  selalu  berkaitan  dengan  semua
                    elemen atau unsur dalam organisasi seperti teknologi (peralatan, metode
                    kerja) yang digunakan, kualitas dari input (termasuk material), kualitas
                    lingkungan fisik (keselamatan, kesehatan kerja, layout tempat kerja dan
                    kebersihan), iklim dan budaya organisasi, serta kompensasi dan imbalan.

                      Selanjutnya, proses tersebut dilakukan melalui metode “manajemen”
                    maka implikasinya adalah kegiatan tersebut harus dilaksanakan sebagai






                                                   170
   189   190   191   192   193   194   195   196   197   198   199