Page 193 - How to Develop Corporate In Indonesia Especially in Region
P. 193

pelayanan,  atau  keuangannya.  Strategi  yang  dilakukan  oleh  market
                    follower, yaitu :

                    a.  Mengikuti  dari  dekat.  Market  Follower  berusaha  menyamai
                      perusahaan pemimpin pasar pada segmen pasar dan wilayah bauran
                      pemasaran.
                    b. Mengikuti dari jauh. Market Follower membuat beberapa diferensiasi,
                      namun tetap mengikuti market leader dalam hal bauran pasar.
                    c.  Mengikuti secara selektif. Market Follower mengikuti beberapa hal
                      yang dilakukan market leader.

                   c.  Market Nicher

                      Perusahaan  jenis  market  nicher  masuk  ke  satu  atau  memilih    celah
                    pasar yang aman dan menguntungkan yang tidak dipilih atau terlewatkan
                    oleh  perusahaan  besar.  Market  Nicher  merupakan  perusahaan  yang
                    memiliki  spesialisasi  tertentu  dan  keahlian  tertentu  di  dalam  pasar,
                    konsumen, produk atau lini-lini pada bauran pemasaran.


                    2.  Manajemen Kinerja Perusahaan Daerah


                        Manajemen  kinerja  dalam  upaya  meningkatkan  daya  saing
                    perusahaan daerah dituntut untuk mampu menghasilkan barang/jasa yang
                    bermutu  tinggi.  Faktor  utama  dalam  menghasilkan  produk  unggulan
                    adalah  kualitas  proses  dengan  tingkat  efisiensi  yang  tinggi.  Dimana
                    pelaku utamanya adalah sumber daya manusia (SDM), yang berkualitas,
                    profesional yang dapat menciptakan nilai tambah dan mampu menangkap
                    apa  saja  yang  diinginkan  pasar.  Oleh  karena  itu  perusahaan  daerah
                    dituntut untuk memiliki SDM yang profesional, terdidik dan dapat bekerja
                    secara efisien dan berkualitas.


                        Dalam rangka untuk  meningkatkan prestasi  kerja karyawan, maka
                    dibuat sebuah sistem dalam bidang manajemen SDM yang diyakini akan
                    dapat  mendorong  tenaga  kerja  untuk  meningkatkan  prestasi  kerjanya,
                    yaitu yang disebut dengan Sistem Manajemen Kinerja, khususnya Sistem
                    Manajemen Kinerja yang memfokuskan perhatiannya pada output.






                                                   169
   188   189   190   191   192   193   194   195   196   197   198