Page 286 - How to Develop Corporate In Indonesia Especially in Region
P. 286

3).  Nilai Kemandirian

                    Nilai  budaya  organisasi,  etika  bisnis  dan  GCG  yang  juga  penting
               diterapkan dalam perusahaan daerah adalah nilai kemandirian (independency).
               Kemandirian berarti suatu keadaan dimana perusahaan bebas dari pengaruh
               atau  tekanan  pihak  lain  yang  tidak  sesuai  dengan  mekanisme  korporasi.
               (Siregar,  2004).  Untuk  membuat  GCG  dapat  terlaksana  sebagaimana
               mestinya, menurut keasey dan Wright (dalam Siregar, 2004) dibutuhkan lima
               elemen yang saling berpadu, yaitu :

               a)  Tersedianya landasan hukum atau jaminan hukum,
               b)  Ditegakkannya akuntabilitas,
               c)  Adanya  fungsi  pengawasan  atas  kinerja  kompensasi  dan  sistem
                    pengangkatan Direksi,
               d)  Adanya Direksi sebagai eksekutif atau penyelenggara perusahaan,
               e)  Adanya manajemen sebagai pelaksana kegiatan operasional perusahaan.



               4).  Nilai Tanggung Jawab Sosial

                    Nilai lainnya yang berkaitan dengan budaya organisasi, etika bisnis dan
               GCG  adalah  tanggung  jawab  sosial.  Konsep  awal  tanggung  jawab  sosial
               perusahaan atau corporate social responsibility/CSR berawal dari Howard R.
               Bowen pada tahun 1953 dengan definisi jika CSR adalah suatu kewajiban atau
               tanggung  jawab  sosial  dari  perusahaan  berdasarkan  kepada  keselarasan
               dengan tujuan (objective) dan nilai-nilai (Values) dari suatu masyarakat.

                       Frederick  et  al  mempunyai  pemahaman  jika  CSR  dapat  diartikan
                        sebagai  prinsip  yang  menerangkan  perusahaan  harus  dapat
                        bertanggung  jawab  terhadap  efek  dari  setiap  tindakan  di  dalam
                        masyarakat maupun lingkungan
                       Ismail Solihin menanggapi jika CSR adalah “salah satu dari bentuk
                        tanggung  jawab  perusahaan  terhadap  pemangku  kepentingan
                        (stakeholders)”
                       Merrick  Dodd  menganggap  bahwa  CSR  adalah  “Suatu  pengertian
                        terhadap buruh, konsumen dan masyarakat pada umumnya dihormati
                        sebagai sikap yang pantas untuk diadopsi oleh pelaku bisnis”






                                                   262
   281   282   283   284   285   286   287   288   289   290   291