Page 106 - Supernova 6, Inteligensi Embun Pagi
P. 106

IntelIgensI embun PagI

              “Aku lebih serius lagi, Mas.”
              “Kamu tahu Supernova?”

              “Supernova—ledakan bintang, atau apa, nih?
              “Newsletter  Supernova.  TNT. Jaring laba-laba. Pernah
           tahu?”
              “Pernah dengar.”

              “Kamu bisa telusuri siapa orang di baliknya?”
              Toni terdiam sejenak. “Ada apa memangnya, Mas?”
              “Ceritanya panjang. Ini menyangkut orang hilang.
           Pokoknya penting banget.”
              “Urusan dengan hukum, nggak?”

              “Memangnya kalau urusan sama hukum, lantas ngaruh
           buatmu?  Wong  situ kerjanya melanggar hukum terus,” kata
           Dimas sambil terkekeh.
              “Aku coba. Nggak janji bisa, ya.”

              “Satelit  negara  saja  bisa  kamu geser,  masa  tembus  yang
           beginian doang nggak bisa?”
              “Kalau memang segampang itu, identitasnya mungkin
           sudah ketahuan dari dulu, Mas. Pasti bukan Mas doang yang
           kepingin tahu siapa Supernova.”

              “Ini bukan cuma urusan pengin tahu, Ton. Kalau cuma
           penasaran, dari dulu aku juga penasaran. Ini lain. Aku lagi
           bantu teman.”
              “Aku harus tahu dulu siapa teman Mas itu.”

              “Kamu nggak bakal kenal.”



                                                                  91
   101   102   103   104   105   106   107   108   109   110   111