Page 256 - Supernova 6, Inteligensi Embun Pagi
P. 256
IntelIgensI embun PagI
“Penglihatanmu akan membaik setelah ini, Bodhi. Dan,
akhirnya kamu betulan jadi berguna buat kita.”
“Maksudmu, semua yang kulihat sekarang nggak ada
gunanya? Aku belum pernah melihat sejernih ini!”
“Lihat aura, lihat meridian, lihat chakra, semua itu hebat dan
menarik, tapi bukan itu tujuan penglihatanmu. Pemandangan
yang kamu lihat akan selalu berlapis-lapis bergantung
fokusmu. Dari sekian banyak yang bisa kamu lihat, cuma satu
yang berguna buat misi kita. Sisanya distraksi.”
“Yang… yang mana?” Bodhi mengedarkan arah matanya.
Larik cahaya, warna-warna lembut, pendar dengan
berbagai intensitas, wujud-wujud makhluk halus, menyerbu
pandangannya sekaligus.
“Kategori kedua, Bodhi.” Kell berjalan kembali ke mobil.
“Kita harus segera bergerak.”
“Ada Sarvara yang mendekat?” tanya Alfa siaga.
“Toko asinan yang katanya enak sebentar lagi tutup. Kita
harus jalan sekarang supaya keburu mampir.”
Alfa pun menjajari langkah Kell. “Ini pertanyaan serius.
Sebetulnya apa gunamu?”
Kell mengedipkan sebelah matanya sambil tersenyum
simpul. “Aku senjata rahasia kalian. Baru ketahuan gunanya
kalau sudah kepepet.”
241

