Page 257 - Supernova 6, Inteligensi Embun Pagi
P. 257

KEPING 63




                           Rumah Suaka












                 elepas menyusuri jalan utama yang padat oleh angkutan
                 kota dengan  kecepatan pergerakan yang membuat
          Sfrustrasi, petunjuk dari ponsel Alfa menggiring mereka

           sebuah lokasi yang hening dan terpencil.  Tepi dari sebuah
           perumahan yang tampaknya belum kelar digarap pembangun.
             Jalanan kompleks dengan aspal rusak itu berakhir di
           sebuah rumah setengah jadi yang tampak sudah ditelantarkan

           bertahun-tahun. Sebagian plesteran temboknya terkupas dan
           menjadi korban vandalisme berlapis-lapis. Coretan piloks,
           dari mulai nama geng, umpatan, sampai curahan hati, melapisi
           segenap dinding. Di sekitarnya, terdapat bukit-bukit kosong
           yang hanya ditumbuhi ilalang.

             “Yakin di sini?” Pertanyaan Bodhi terdengar retorik. Tempat
           itu sama sekali tidak meyakinkan.
   252   253   254   255   256   257   258   259   260   261   262