Page 314 - Supernova 6, Inteligensi Embun Pagi
P. 314
IntelIgensI embun PagI
Zarah tertegun. Kehangatan yang kini hadir di ujung
tubuhnya itu berubah sedemikian cepat, bagai cahaya lilin
yang menyulut aliran bensin dan bertransformasi menjadi
jalaran api yang menggulung. Dada Zarah sesak oleh perasaan
yang terlalu kuat dan mendadak.
“Bagaimana kamu bisa yakin ayahku salah satu Peretas?”
tanya Zarah buru-buru.
Gio membuka lembar terakhir dari jurnal kelima,
mendaratkan telunjuknya di baris pembuka. “Dari sini.
Partikel adalah salah satu Peretas yang harus kucari. Di sini
dibilang, Partikel harus mencari tiga temannya lagi. Jumlah
itu tepat. Aku juga dapat instruksi dari Amaru untuk mencari
tiga orang lagi.”
“Bagaimana soal pertemuan Ayah dengan reptoid? Dengan
alien? Itu semua apa? Kamu mengalami juga?”
“Aku memang nggak mengalami yang persis sama, tapi
terlalu banyak indikasi kemiripan dalam jurnal ayahmu
dengan info yang kutahu dari Madre Aya dan Luca. Ayahmu
bicara soal kaum Pengawas. Dia bicara sejarah manusia yang
berbeda. Dia bicara soal tanaman-tanaman penghubung.
Enteogen.”
“Ayah pernah bilang, enteogen adalah akses termudah
untuk terhubung ke jaringan inteligensi….” Zarah tersangkut
kata-katanya sendiri. Ia teringat pengalamannya di puncak
Bukit Jambul. “Portal,” desisnya, “bukan cuma informasi,
mungkin enteogen juga kunci untuk membuka portal.”
299

