Page 313 - Supernova 6, Inteligensi Embun Pagi
P. 313

Keping 66


             Dua kata itu terdengar dicetuskan spontan oleh Re, tapi
           Toni seketika menyadari bahwa ia baru saja diberi petunjuk.

           Sudah saatnya ia bertindak. Mendobrak batasan yang selama
           ini mengurungnya.







           Gio menceritakan segala yang ia tahu kepada Zarah, dari mulai
           hilangnya  Diva,  munculnya Amaru, dan  inisiasi Ayahuasca
           yang dilakukan oleh Luca. Babak bersama Madre Aya adalah
           bagian paling sulit untuk ia ungkapkan. Gio mulai memahami
           apa yang dikatakan Chaska. Pengalaman yang tadinya begitu
           kuat secara mental dan visual kini menjadi abstrak dan buram.
           Seakan otaknya memang dirancang untuk lupa.
             “Semua rangkaian kejadian ini sudah disusun, Zarah. Aku

           memang harus ke sini. Kita memang harus ketemu. Aku tahu
           semua ini kedengarannya nggak meyakinkan….”
             “Bohong kalau aku bisa dengan gampang terima semua yang
           kamu bilang. Sama sekali nggak. Tapi, jujur? Aku lega.” Mata
           Zarah berkaca-kaca. “Pertama, kamu ternyata nggak senormal

           yang kukira. Kedua, karena kamu bukan cuma membuktikan
           ayahku nggak gila. Ayahku juga mungkin benar.”
             “Kamu harus sama gilanya untuk bisa percaya aku,” sambung
           Gio. Dengan meragu dan hati-hati jemarinya bergerak
           menjemput tangan Zarah. Perlahan membungkusnya.  “Aku
           akan cari ayahmu.”



           298
   308   309   310   311   312   313   314   315   316   317   318