Page 551 - Supernova 6, Inteligensi Embun Pagi
P. 551

Keping 85


             “Kekuatan para Umbra.” Dari samping, Toni berkomentar.
             Sejenak Alfa mengecek tiket-tiket itu. Mukanya langsung
           berubah. Alfa membuka dompet dan menyerahkan sepucuk

           kartu kredit lewat lubang di kaca. “Saya mau upgrade semua
           tiket ini ke kelas bisnis.”
             Gio  mencondongkan  tubuh ke  depan, berkata  pelan di
           dekat kuping Alfa. “Aku rasa itu nggak perlu.”
             “Mereka menyiapkan tiket sekali jalan, Gio. Kalau ini jadi
           hari terakhir kita, let’s enjoy it with class, shall we?” Alfa berkata.
             Di belakangnya, Bodhi tak tahan tersenyum kecil. “Ngutip
           dari siapa? Kell?”







           Hanya tersisa lima belas menit sebelum panggilan boarding.
           Efek  berkecukupan  dari  rumah  suaka  mulai  memudar.  Di
           ruang tunggu, keenamnya memilih posisi duduk yang terdekat
           dengan meja prasmanan, berpacu dengan waktu, rasa lapar, dan
           haus. Bergantian mengisi piring dan gelas masing-masing.
             Seorang petugas pria setengah baya mengangguk sopan
           kepada Alfa yang sedang melahap nasi goreng dengan
           semangat seolah tak ada hari esok. “Permisi, Pak. Ini untuk
           digunakan kalau-kalau dari rombongan Bapak ada yang perlu

           pakai telepon sebelum  boarding.  Mohon teleponnya cuma
           dipakai untuk keperluan darurat.”
             “Hmmm?” Alfa hanya bisa menggumam dengan kedua
           pipi membulat disumpal nasi.


           536
   546   547   548   549   550   551   552   553   554   555   556