Page 577 - Supernova 6, Inteligensi Embun Pagi
P. 577
Keping 87
Alfa tertawa kecil. “Mana mungkin di sini namanya
Umbra.”
Satu demi satu mereka turun dari dalam helikopter.
“Kamu baik-baik?” Zarah bertanya kepada Elektra yang
sedikit pucat.
Elektra mengangguk cepat. Ia harus terlihat tangguh
di depan Zarah yang lagi-lagi menunjukkan sikap tenang
dan fasih sepanjang perjalanan. Elektra yakin itu bukan kali
pertama Zarah mengendarai helikopter. Elektra tidak akan
kaget kalau Zarah ternyata sudah pernah naik tank baja
sekalipun.
Alfa mendekati orang yang sedang berbicara dengan
Ronggur. Dalam jarak yang lebih dekat, ia baru menyadari
orang itu adalah perempuan. Seorang ibu dengan baju
bertumpuk; daster, sarung terbelit di pinggang, jaket hitam
besar, dan sepasang sepatu bot karet.
Caping itu terangkat. Perempuan itu tertawa lebar melihat
Alfa. “Ichon!” panggilnya girang.
“Inang?” Alfa menganga melihat sosok Nai Gomgom.
Pertemuan terakhir mereka terjadi ketika Nai Gomgom
melepas mobil angkutan yang membawa keluarganya pergi
dari kampung, yang sekaligus merupakan hari terakhirnya di
Sianjur Mula-Mula.
Nai Gomgom membentangkan tangannya lebar-lebar
seperti hendak menelan Alfa dalam pelukannya.
562

