Page 582 - Supernova 6, Inteligensi Embun Pagi
P. 582

IntelIgensI embun PagI

              Memimpin di paling depan, Ronggur memulai perjalanan.
           Di belakang mereka, Nai Gomgom dengan giat menjalankan
           tugasnya. Bagian demi bagian, helikopter hitam itu mulai

           tertutup terpal hijau.






           Matahari beranjak tinggi di atas kepala. Sengatannya ditebus
           dingin angin yang bertiup di ketinggian seribu meter dari atas
           permukaan laut. Pemandangan danau terkadang menyembul
           dan tenggelam dari jalur yang mereka tempuh. Tak satu kali

           pun  mereka  berpapasan  dengan  siapa  pun.  Entah  Ronggur
           telah memilih jalur dengan sangat cermat, atau ia punya
           mantra khusus untuk menolak kehadiran manusia lain.
              Dalam hati, Elektra menyesalkan Liong yang tidak
           memberikan peringatan tentang kemungkinan  hiking.  Baju
           terusan dan sepatu model Mary Jane yang ia kenakan sama
           sekali tidak sesuai dengan perjalanan mereka. Tas jinjingnya
           juga terasa merepotkan. Elektra melirik Mpret yang terseok
           dengan sandal jepitnya. Ia punya teman senasib salah kostum.
              “Bisa istirahat bentar?” Zarah berseru setelah mengamati
           Elektra yang kelihatan kepayahan di paling belakang.
              “Nggak usah, saya nggak apa-apa. Jalan terus saja.” Elektra

           berusaha tersenyum lebar. Langkahnya yang terpincang tak
           bisa disamarkan.
              Ronggur mengangkat tangan.  “Oke. Kita setop dulu.”
           Ia menghampiri sebuah pohon yang cukup rindang untuk


                                                                 567
   577   578   579   580   581   582   583   584   585   586   587