Page 624 - Supernova 6, Inteligensi Embun Pagi
P. 624

IntelIgensI embun PagI

              “Ini bukan awan biasa,” kata Bodhi. “Angin sudah dingin,

           tapi pengap ini nggak hilang-hilang. Kisi di atas kita menebal.
           Mirip dengan yang kulihat sebelum kita berangkat dari rumah
           suaka.”
              “Kamu sudah bisa lihat lagi, Bodhi?” tanya Zarah.

              “Kita bertiga sudah balik aktif,” jawab Bodhi.
              “Gimana caranya? Sudah ada Infiltran di dekat kita?” balas
           Zarah.
              Elektra mengacungkan tangan malu-malu.  “Ada baterai
           cadangan.”
              “Dua genset.” Mpret ikut mengacungkan tangan.

              “Kalian berdua hanya bisa diaktifkan kalau kita sudah di
           dekat portal. Itu pesan Pak Ronggur,” kata Bodhi kepada Gio
           dan Zarah.
              “Di mana Alfa?” tanya Gio.

              “Dia nggak ada di radarku,” jawab Bodhi. “Aku curiga jejak
           dia dihapus, atau diblok, entahlah.”
              “Alfa ditangkap?” tanya Zarah.
              Bodhi tak ingin menjawab. Percakapan terakhirnya dengan
           Ishtar begitu meresahkan dan rasanya belum siap ia bagi.

           “Prioritas kita portal,” gumam Bodhi sambil menunjuk sebuah
           bukit, tepat di hadapan mereka.
              Gio mengencangkan tali ranselnya.  “Aku dan Zarah
           memang sudah mengarah ke sana dari tadi. Perhitunganku,

           kurang dari sejam, kita bisa sampai di puncak.”



                                                                 609
   619   620   621   622   623   624   625   626   627   628   629