Page 620 - Supernova 6, Inteligensi Embun Pagi
P. 620

KEPING 91




                            Menyeberang












                   lektra melengak melihat langit yang berubah drastis
                   sejak mereka terlempar.  Terik matahari tersumpal
           Elapis-lapis awan kumulonimbus. Suasana sore yang

           tadi terik berganti menjadi petang yang mencekam.  “Jam
           berapa ini?”
              “Nggak pakai jam,” sahut Bodhi. “Ton?”
              Toni memandang dinding arlojinya yang pecah,
           memampangkan dua jarum yang lunglai.  “Rusak. Berat-
           beratin doang, nih.” Ia mencopot jam itu dan melemparnya

           ke tanah. “Oke. Kita cek logistik dulu,” kata Toni. “Cari tas
           masing-masing. HP. Kita harus kontak yang lain.”
              “Kalian masih pegang batu masing-masing?” sahut Bodhi.
              Toni menyentuh kantong yang bergantung di lehernya.
           “Ada.”
              “Ada,” Elektra menyusul menjawab.
   615   616   617   618   619   620   621   622   623   624   625