Page 672 - Supernova 6, Inteligensi Embun Pagi
P. 672

IntelIgensI embun PagI

              Sepanjang perjalanannya ke bawah, tubuh itu bertumbuh,

           kilau di permukaan kulitnya meredup. Kini ia tampak seperti
           salah satu dari mereka. Seorang perempuan. Kaki dan
           tangannya meregang.  Tidak lagi dalam posisi meringkuk,
           ia mulai berdiri tegak. Telapaknya mendarat mulus di tanah

           Asko. Matanya membuka. Menatap lurus ke arah Gio dan
           Zarah. Seketika Asko berguncang.






           Di kaki bukit, kerlip lampu dari perkampungan mulai

           menggeliat. Dari jendela rumahnya, Nai Gomgom menatap
           ke arah Dolok Simaung-Maung yang bentuknya saru dengan
           keremangan alam.
              “Ito, pertarungan selesai.”

              Nai Gomgom menoleh ke arah suara. Di sudut rumahnya,
           Ronggur Panghutur hadir dengan tubuh diliputi bintik-bintik
           cahaya.
              Senyum mengembang di wajah Nai Gomgom. Kehadiran
           Ronggur mengindikasikan satu hal. Kubu Infiltran berhasil

           menggenapkan Hari Terobosan.
              Ronggur tidak terlihat semringah. Sebaliknya, ia menatap
           Nai Gomgom dengan wajah berduka.
              Senyum Nai Gomgom pun memudar. “Ichon…,” bisiknya.

           Firasatnya membisikkan sesuatu yang tidak ingin ia ucap. Kaki



                                                                 657
   667   668   669   670   671   672   673   674   675   676   677