Page 677 - Supernova 6, Inteligensi Embun Pagi
P. 677

Keping 97


             Elektra menghela napas. Keluar dari cangkang Elektra Pop

           terdengar mengerikan. Namun, ia juga tahu, dengan Toni ia
           bisa bertahan di mana pun.
             Bodhi mengedikkan bahu. Kesendirian dan pengelanaan
           bukan hal baru baginya. “Nggak perlu ada yang berubah dalam

           hidupku.”
             “Kita bisa keliling dunia, Bodhi. I’m the best chaperone you
           could ever have.” Kell menepuk pundak Bodhi dengan cengiran
           lebar.
             “Dari perhitunganku, akan lebih  aman dan  efisien  jika
           kalian berlima berada dalam proksimitas jarak yang tidak

           berjauhan,” kata Liong.
             “Lebih murah, maksudnya,” celetuk Toni pelan.
             “Apa pun yang terjadi, di mana pun itu, kalian akan selalu
           terhubung. Setelah Peretas Puncak menerobos dimensi kandi,

           dia akan hadir menerobos dimensi fisik. Setelah itu, kita semua
           akan mengawalnya sampai ia tuntas menyelesaikan misinya di
           sini,” kata Kalden.
             “Aku pikir tugas kami sudah selesai,” sahut Bodhi.
             Kalden  meliriknya  sambil  mendengus  geli.  “Ini  awal

           kebersamaan kalian sebagai sebuah gugus.”
             “Hari  Terobosan menuju  Hari Pembebasan,” sambung
           Amaru.
             Seseorang dengan baju hitam-hitam datang mendekat.

           Bagian kulitnya yang terbuka tampak berkelap-kelip.



           662
   672   673   674   675   676   677   678   679   680   681   682