Page 676 - Supernova 6, Inteligensi Embun Pagi
P. 676

IntelIgensI embun PagI

           malam ini juga. Lakukan apa pun yang perlu kalian lakukan.

           Sebelum hari ketiga, kalian sudah harus pergi. Hidup kalian
           tidak akan lagi sama setelah itu. Zarah, Gio, maaf.”
              Zarah tersekat. Ia tahu apa yang dimaksud Liong. Ia akan
           kembali menjadi si anak hilang yang pergi meninggalkan

           keluarga. Kali  ini mungkin  untuk selamanya.  Tangannya
           perlahan meraih tangan Gio. Mencari dan sekaligus
           mengirimkan kekuatan. Ia tahu, Gio berada di posisi yang
           lebih sulit.
              Gio mengangguk pelan.  “Itu yang terbaik. Keluargaku,
           keluarga Zarah, tidak akan aman kalau kami ada.” Tangannya

           menggenggam balik tangan Zarah.
              “Aku antar kalian,” Kas menyahut.
              “Kita gimana?” Toni bersuara.
              Elektra sontak mengerling ke arah Toni. Entah bagaimana,

           ia merasa dirinya termasuk dalam “kita” yang disebut Toni.
              “Begitu identitas kalian terbuka, Peretas harus menghadapi
           konsekuensi  yang  bisa jadi adalah  yang  paling berat dari
           keseluruhan proses ini,” cetus Kalden. “Kesendirian. Berkelana
           seumur hidup kalian.  Teman terdekat kalian tidak lebih

           dari bayangan. Kami, dan para Umbra yang sesekali muncul
           membantu.”
              Toni merangkul pundak Elektra. “Saya nggak keberatan
           jadi hacker jalanan. Kamu jadi tabib keliling. Tenang, Tra. Kita

           bakal survive.”



                                                                 661
   671   672   673   674   675   676   677   678   679   680   681