Page 244 - Fisika Dasar 2 - Mikrajuddin Abdullah 2017
P. 244
Bab 3 Listrik Arus Searah
(b) Jika benda tengan yang dipasang antar ujung-ujung hambatan adalah
50 V, tentukan arus yang mengalir pada masing-masing hambatan.
Jawab
(a) Hambatan pengganti memenuhi
(b)
1 1 1 1 1
R R 1 R 2 R 3 R 4
1 1 1 1 40 10 5 8 63
1 4 8 5 40 40 40 40 40
atau
R = 40/63 = 0,635 k = 635
(b) Arus yang mengalir pada masing-masing hambatan
Hambatan R1: I1 = V/R1 = 50/1000 = 0,05 A
Hambatan R2: I2 = V/R2 = 50/5000 = 0,0125 A
Hambatan R3: I3 = V/R3 = 50/8000 = 0,00625 A
Hambatan R4: I4 = V/R4 = 50/5000 = 0,01 A
Mengapa Kita Perlu Belajar Persamaan Rangkaian Resistor?
Coba perhatikan rangkaian elektronika yang sudah disolder di atas PCB.
Mungkin akan kalian temukan sejumlah resistor yang disolder
berdekatan. Bisa saja, pada awalnya, pembuat rangkaian tidak
bermaksud menggunakan banyak resistor di situ. Itu “keterpaksaan”
saja karena nilai hambatan yang ia butuhkan tidak dijual di pasar.
Pabrik tidak membuat semua nilai hambatan. Kalau ini dilakukan
maka jumlah resistor akan menjadi tak berhingga (semua nilai
hambatan dari 0 sampai tak berhingga adalah tak berhingga bukan?).
Pabrik hanya membuat resistor dengan hambatan tertentu saja.
Masalah muncul ketika kita butuh hambatan yang tidak dibuat
pabrik. Apa yang harus dilakukan? Tidak ada jalan lain kecuali
membeli resistor yang ada di pasar lalu merangkai sedemikian rupa
sehingga menghasilkan hambatan yang diinginkan. Nah, di sinilah
perlunya memahami persamaan hambatan untuk rangkaian resistor.
Bentuk dasarnya adalah persamaan susunan seri dan parallel atau
kombinasi keduanya.
Kembali ke rangkaian di atas, bisa saja perancang menggunakan
232

