Page 211 - Supernova 6, Inteligensi Embun Pagi
P. 211
Keping 59
“Kell….”
“Oh, come on. Aku, kamu, bicara tentang rahasia kehidupan
terbesar, sambil minum chen-doll. Ini momen yang nggak ada
duanya. Just relax and enjoy.”
“Apa sebenarnya tugas kami? Apa gunanya para Peretas?
Kami harus menjebol penjara ini?”
“Tugas kita. KI-TA. Ingat, kita ada di tim yang sama,”
ujar Kell. Segelas cendol kembali diantarkan ke meja. “Nih,
minum.”
“Tim Cendol?” Bodhi berkata datar sambil memutar
sendoknya.
“The Chen-Doll Team. I love that,” sahut Kell. “Nah, apa
yang Tim Chen-Doll lakukan pada dasarnya adalah membuat
jaring di atas jaring. Dibutuhkan perhitungan waktu yang
tepat karena jerat Sarvara hanya bisa melemah sesuai dengan
melemahnya magnet Bumi. Planet ini punya siklus. Itulah
siklus yang kita ikuti.”
“Jerat ini membungkus semuanya. Aku bahkan melihatnya
di Asko. Sampai di mana batasnya?”
“Di semua realitas yang dipikirkan dan diciptakan oleh
pikiran manusia, baik sadar maupun tidak sadar, maka jerat
itu ada,” jawab Kell. “Asko, misalnya. Diciptakan oleh Peretas
berkode Gelombang, tapi begitu manusia bernama Alfa
memasukinya, jerat itu akan ikut. Bukan karena disisipkan oleh
Sarvara, melainkan karena semua pikiran manusia otomatis
menciptakannya. Jaring itu adalah program yang tertanam
196

