Page 213 - Supernova 6, Inteligensi Embun Pagi
P. 213

Keping 59


             Bulu kuduk Bodhi berdiri begitu mendengar istilah yang
           disebut Kell. “Apa itu dhyana? Apa parameternya? Bagaimana

           mengukurnya?”
             “Sangat kompleks. Ilustrasi sederhananya adalah rasa
           curiga. Mereka yang mulai curiga tentang keberadaan jerat
           ini. Mereka yang mulai menyelidiki hakikat dari realitas yang
           mereka lihat dan jalani.”

             Bodhi termenung. “Aku yakin jumlahnya tidak banyak,”
           ucapnya lirih.
             “Bayangkan pasir pantai seluruh dunia ini digabung dan
           kamu raup segenggam. Segenggam itulah yang kita lepaskan
           pada setiap siklus.”
             “Itu…  itu pekerjaan mustahil. Kenapa kalian melakukannya?
           Kapan selesainya?”
             “KI-TA, Bodhi. We’re the Chen-Doll Team, remember?” sahut

           Kell. “Yang membedakan kamu dan aku hanyalah kebutuhan
           kita untuk bertanya. Pertanyaanmu itu cuma bisa diajukan oleh
           Peretas dan kaum yang lupa. Aku tidak punya kemewahan
           untuk mempertanyakannya lagi. Hanya ketika kesadaranmu
           bergabung sepenuhnya dalam kisi kami, kita berdua sama-

           sama tahu kenapa kita melakukan ini semua.”
             “Kapan aku bisa bergabung lagi?”
             Kell tersenyum samar. Ada iba yang terpancar kuat dalam
           tatapannya. “Kategori kedua.”







           198
   208   209   210   211   212   213   214   215   216   217   218