Page 212 - Supernova 6, Inteligensi Embun Pagi
P. 212

IntelIgensI embun PagI

           dalam-dalam. Begitu kalian berkomitmen terjun ke siklus

           kelahiran, menjadi manusia dengan paket seutuhnya; darah,
           daging, dan amnesia; kalian otomatis terhubung ke jaring itu.”
              “Jaring kita bisa melumpuhkan jaring mereka?”
              “No, no. Jaring mereka nggak bisa lumpuh. Dibandingkan

           punya  mereka, jaring yang  kita  buat ibarat  jaring laba-laba
           bertanding dengan terali besi. Tapi, jaring laba-laba juga punya
           kekuatan. Jejaring tipis kita cuma butuh 64 simpul. Saat ke-
           64 simpul teraktivasi pada waktu yang bersamaan, bertepatan
           dengan melemahnya magnet Bumi di 64 titik yang sudah kita
           pindai, akan ada celah yang terbuka sementara. Lewat celah

           itulah, mereka yang ikut tersambung ke jejaring kita, akan
           lolos.”
              “Bagaimana caranya supaya orang-orang bisa tersambung?”
           Bodhi benar-benar tidak menyentuh cendolnya. Ia tidak ingin

           kehilangan perhatian secuil pun dari penjelasan Kell.
              “Evolusi kesadaran, Bodhi. Evolusi adalah sifat alami
           semesta ini. Cuma itu kekuatan yang tidak bisa dihentikan
           siapa pun. Tidak oleh Sarvara, dan juga tidak oleh kita. Bahkan,
           dalam bungkusan jerat ini sekalipun, evolusi tidak berhenti.

           Hanya melambat. Evolusi secara alamiah membawa kesadaran
           kolektif untuk akhirnya mencapai ambang batas kritis yang
           kita sebut  dhyana. Saat jejaring kita berhasil menciptakan
           celah, mereka yang sudah tiba di batas dhyana akan mengalami

           lompatan kesadaran. Melampaui jerat ini. Lepas.”



                                                                 197
   207   208   209   210   211   212   213   214   215   216   217