Page 356 - Supernova 6, Inteligensi Embun Pagi
P. 356

IntelIgensI embun PagI

              “Kopinya luar biasa, Mas. Aku cuma haus doang.” Toni
           menenggak segelas penuh air putih dulu sebelum kembali

           ke  laptop  Re.  Bunyi ketak-ketuk  terdengar begitu  cepat
           seperti suara derik.  Toni kemudian berhenti diiringi hela
           napas panjang. Agendanya hari ini harus berubah lagi. Toni
           menemukan hal yang lebih mendesak untuk dijadikan prioritas
           ketimbang mengorek cerita dari Elektra. “Mas Re, aku perlu

           cek langsung ke server.”
              Dalam  tatap  mata  singkat  antara  Re  dan  Toni,  ada
           kesimpulan yang keduanya ketahui bersama. Batasan kerja
           yang terjaga rapi selama dua tahun terakhir harus kolaps satu
           demi satu. Peladen jaringan Supernova terparkir di rumah
           tinggal Re.
              Re lalu menyambar kunci mobilnya, berkata kepada Dimas
           dan Reuben, “Meeting kita pindah tempat.”



























                                                                 341
   351   352   353   354   355   356   357   358   359   360   361