Page 357 - Supernova 6, Inteligensi Embun Pagi
P. 357

KEPING 70




                        Jin Dalam Cawan












                  erkataan Simon Hardiman menghunjam Zarah.
                  Bahkan, efeknya terasa sampai ke fisik. Mata Zarah
          Pmenyipit menahan sakit kepala yang kian hebat.

           Namun, ia mempertahankan ketegarannya di hadapan Simon.
             “Saya nggak peduli soal Peretas dan apa pun itu. Saya cuma
           butuh informasi tentang Ayah. Habis itu, saya pergi dari sini,”
           tandas Zarah sambil meletakkan kembali cangkirnya, berusaha

           menyamarkan tangannya yang gemetar.
             Tawa Togu menyembur untuk kali kedua. “Alamak jang.
           Kau bicara macam punya kuasa di sini,” celetuknya.
             “Keteguhan. Kenekatan. Persis ayahnya. Padahal, kepalamu
           sudah mau pecah, kan?” Simon tersenyum kepada Zarah. “Saya

           bisa membebaskanmu dari rasa sakit itu. Mau?”
             Zarah bungkam. Pertanyaan retorik.
   352   353   354   355   356   357   358   359   360   361   362