Page 360 - Supernova 6, Inteligensi Embun Pagi
P. 360

IntelIgensI embun PagI

              Tangan Simon tiba-tiba menangkup kencang di atas tangan

           Zarah, seolah hendak merekatkannya pada batu itu.
              Reaksi pertama yang Zarah rasakan adalah di lambung. Rasa
           mual melonjak secara tiba-tiba hingga Zarah ingin meledak
           muntah. Sekejap kemudian, mual itu berganti menjadi sakit

           kepala yang luar biasa hingga kepalanya seperti diletuskan
           dari dalam. Zarah berteriak dan membuka mata. Teriakannya
           lenyap ditelan ruang hampa. Sejauh mata memandang yang
           tampak hanya hitam dengan taburan kerlip bintang.
              Zarah melihat ke kiri, ke kanan, berputar, dan menyadari
           sesuatu. Tubuhnya tidak lagi ada.







           Zarah menyadari proses berpikirnya masih berjalan seperti

           biasa. Indra-indranyalah yang tidak berfungsi seperti biasa.
           Ia melihat tanpa ada batasan sudut, perspektif atas-bawah.
           Ia mendengar suara Simon dalam benaknya, yang seperti
           disuarakan oleh dirinya sendiri.
              Inilah awal dari segalanya.  Terbebas tanpa tubuh. Segala

           batasan  fisik  dan mental  runtuh.  Semesta  ini menjadi taman
           bermainmu. Pekerjaanmu, hasratmu, hanya satu: menciptakan
           dan memanipulasi kehidupan. Kamu bagian dari koloni inteligensi
           yang mendulang data dan pengalaman dari berbagai penjuru

           semesta. Antardimensi. Bumi adalah salah satunya.



                                                                 345
   355   356   357   358   359   360   361   362   363   364   365