Page 181 - Supernova 1, Ksatria, putri dan bintang jatuh
P. 181
KEPING 15
bus yang sudah tinggal satu dua. Mereka tak berkendaraan
apa-apa. Tapi, lihat wajah perempuan itu, Re tercekat. Ia ha-
nya berpegangan erat pada lengan kekasihnya, dan be tapa
kuat rasa percaya di wajahnya. Dengan dekapan itu, ia tabah
j
menghadapi udara malam dan bus yang tak kun ung datang.
Apa ini semua? Pasar malam kasih sayang?
Cinta diobral dan dicuci gudang?
Yang kudamba juga sederhana.
Bukan cinta antik dan berukiran rumit.
Namun, ia memang terlahir menjadi manusia mahal. Di
tengah pesta obral pun ia harus rela menggigit jari. Menyak-
sikan semua orang bergelimang dengan apa yang paling ia
dambakan. Sementara Re duduk di sudut, di tempeli tulisan,
“Dilihat boleh dipegang jangan”.
170

