Page 182 - Supernova 1, Ksatria, putri dan bintang jatuh
P. 182

KEPING  16



                              Ia Menangis













                     ne, two, three, four, roll! Silam, silam! Ayo, Wanda,
           “
            O        Henny, lebih cepat, dong, say. One, two, pose!”

                        Diva duduk di samping panggung, menguruti
           tumitnya yang pegal sambil memandangi koreografer me-
           reka, Adi, yang sibuk  memberi aba-aba dengan seluruh
           tubuhnya yang ikut bergoyang.
              Seorang peragawati tiba-tiba terjatuh tepat di depan
           mata nya. Suara orang yang ikut mengaduh sama banyak nya

           dengan yang tertawa.
              Tentu saja Diva salah satu dari yang ikut tertawa. Ce pat,
           ia membantu gadis itu berdiri. “Cuma hak sepuluh senti, tapi
           sakitnya lumayan, ya? Atau lebih sakit malu nya?” ujarnya
           ringan.
   177   178   179   180   181   182   183   184   185   186   187